Kamis, Mei 14, 2026

Share

Kakanwil Kemenkumham Kalbar Sidak Telepon Selular Pegawai, Ingatkan Bahaya Judi Online

Kakanwil Kemenkumham Kalbar memeriksa handphone pegawai Lapas. FOTO : istimewa

CAKRA³.COM, KALIMANTAN BARAT – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Barat (Kakanwil Kemenkumham Kalbar) Muhammad Tito Andrianto melakukan inspeksi mendadak di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singkawang, Tito melakukan pemeriksaan secara acak  telepon selular pegawai untuk mengecek apakah menggunakannya untuk berjudi online.

“Di era digital saat ini, judi online telah  meluas di berbagai kalangan masyarakat serta telah menjamur di lingkungan pemerintahan, ini yang membuat kami mengantisipasi dan jika ditemukan petugas akan ditegas sesuai peraturan,” kata Tito, Rabu 10 Juli 2024.

Tito mengatakan, memang dirinya tidak menemukan  pegawai di lingkungan Kanwil Kemenkumham Kalbar yang terlibat perjudian online. Namun dengan kemudahan akses dan promosi yang agresif membuat banyak orang tertarik untuk mencoba peruntungan melalui berbagai platform perjudian daring.

“Ini yang terus kami waspada dan ingatkan kepada para pegawai sebab di balik kemudahannya, judi online menyimpan bahaya yang mengancam kesehatan mental, finansial, dan sosial,” kata Tito.

Pada Senin 8 Juli 2024, selain memeriksa acak handphone pegawai Imigrasi Singkawang, Tito juga menyampaikan peringatan bahaya judi online pada saat memimpin Apel Pagi Gabungan di Lapas Kelas IIB Singkawang yang  diikuti Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Kanwil Kemenkumham Kalbar.

Tak hanya judi online, Tito juga menyoroti berbagai aksi kejahatan yang bukan tidak mungkin menyasar pegawai.

“Saya mengajak dan mengingatkan kembali kepada seluruh jajaran untuk segera berbenah diri, meningkatkan integritas serta menyatukan tekad dalam melawan peredaran narkoba dan segala penyimpangan seperti peredaran handphone, pungutan liar dan kasus judi online yang sedang marak di kalangan masyarakatan termasuk oknum ASN,” kata Tito.

Tito membeberkan, salah satu dampak serius dari kecanduan judi online adalah kerugian finansial.

“Banyak orang yang terjebak dalam lingkaran hutang karena tidak mampu mengendalikan keinginan untuk terus bermain. Mereka sering kali menggunakan uang yang seharusnya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, sehingga mengorbankan kesejahteraan finansial keluarga,” ujar Tito Andrianto  yang sebelumnya menjabat Kanim Imigrasi Khusus Bandara Soekarno-Hatta.

Selain kerugian finansial, judi online juga membawa dampak buruk terhadap kesehatan mental. Dia menyebut stres, kecemasan, dan depresi adalah beberapa gangguan mental yang sering dialami oleh para penjudi yang mengalami kekalahan terus-menerus.

“Mereka merasa malu dan bersalah, namun sulit untuk berhenti karena dorongan adiktif yang kuat,” kata Tito di hadapan pegawai dan pejabat yang mengikuti Apel Pagi Gabungan yang hadir diantaranya; Kepala Divisi Pemasyarakatan Hernowo Sugiastanto, Kabid Perizinan dan Informasi Keimigrasian Azriyal Zam, JFT Analis Keimigrasian Ahli Madya Intji Diqa Pribadi, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singkawang Hanafi, Kepala Lapas Kelas IIB Singkawang Priyo Tri Laksono, Kepala Sub Bidang Intelijen Keimigrasian Benny Septiyadi, Kepala Rutan Kelas IIB Bengkayang Keynes, Kepala Rutan Kelas IIB Sambas Luhur Prasaja, Kepala Rupbasan Kelas II Singkawang Dosen Sinaga dan Kepala Rutan Kelas IIB Mempawah Oki Setiawan.

“Tidak hanya itu, dampak sosial dari judi online juga sangat signifikan. Banyak hubungan keluarga yang retak karena salah satu anggota keluarganya kecanduan judi,”

Sebelum mengakhiri sambutannya, Tito dan jajaran melakukan pemeriksaan handphone pegawai yang mengikuti apel. Ia menegaskan bahwa imbauan ini bukan hanya sebuah formalitas belaka.

“Kami akan menindak tegas sesuai peraturan yang berlaku bilamana diantara petugas didapati melakukan tindak kejahatan dimaksud,” tegas Tito.

BR.MUDJO

Berita lainnya..

Berita terpopuler